Wali Kota Bandung Kecam Penyerangan Bus Persib U-18, Keamanan Atlet Jadi Prioritas
Senin, 12 Okt 2026, 16.13 WIB
.jpg&w=3840&q=75)
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengecam keras insiden penyerangan yang diduga dilakukan oleh oknum suporter terhadap rombongan Persib U-18 di Rest Area Batang KM 330, Minggu (11/10/2026) malam WIB.
Farhan menegaskan bahwa tindakan kekerasan, intimidasi, dan perusakan tidak dapat dibenarkan dalam dunia olahraga. Ia meminta kepolisian mengusut tuntas kejadian tersebut serta menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku.
Pemerintah Kota Bandung bersama Askot PSSI Kota Bandung juga berencana memberikan pendampingan kepada para korban, termasuk pemain, keluarga, dan pihak lain yang terdampak. Pendampingan psikologis turut disiapkan untuk membantu mereka mengatasi tekanan setelah insiden.
Selain itu, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan manajemen Persib untuk memperkuat sistem pengamanan tim junior dan akademi saat melakukan perjalanan ke luar kota. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pendampingan personel TNI/Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
Menurut Farhan, tidak ada pemain yang mengalami luka fisik dalam kejadian tersebut. Namun, Pandu Persada, Media Officer Akademi Persib, dilaporkan mengalami luka-luka, sementara sejumlah barang di dalam bus tim diduga dijarah.
Farhan berharap insiden ini menjadi perhatian bersama agar keamanan atlet lebih terjamin dan rivalitas dalam sepak bola tidak berujung pada intimidasi maupun kekerasan.



